SELAMAT DATANG DI BLOG http://bogor1975.blogspot.com SEMOGA ADA ARTIKEL BERMAMFAAT YANG DI DAPAT DARI KUNJUNGAN SAUDARA DI BLOG INI TERIMAKASIH
REGISTRASI KLIK DISINI

Selasa, Oktober 09, 2012

Mengapa keperawanan selalu dipertanyakan


Seorang Markonah menuturkan kisahnya ….!

Kalau jaman aku dulu, SD itu hanya sekedar suka-sukaan, belum berani tuh yang namanya pacaran. Jangankan ciuman, pegangan tangan berduaan saja merupakan hal yang sedikit “mengerikan”. Baru kenal yang namanya cinta monyet saat SMP, mulai berani peganga tangan juga.

Tapi sekarang  ? Jangankan anak SD, anak TK pun sudah bisa mulai bilang “dia pacar aku”. Entahlah walau sekali dua kali terdengar lucu tapi kok ya mengkhawatirkan juga. Perilaku layaknya orang dewasa ini sangat ditentukan oleh apa yang mereka tonton, sinetron yang tayang saat jamnonton tv anak-anak kebanyakan ada cinta-cintaannya.


Lagu anak-anak juga sudah hampir punah, kalaupun yang nyanyi anak kecil tapi materinya tidak lain dan tidak bukan adalah tentang jatuh cinta.
Satu lagi, kemudahan anak-anak dalam mengakses media sosial juga membuat pengetahuan mereka tentang pacaran menjadi lebih dari yang sepantasnya mereka tahu.

Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa remaja di Indonesia sebagian besar sudah tidak perawan lagi. Oohhhhh….tragisnya mak..
Kemudahan mendapatkan informasi dan akses ke berbagai media beraroma porno menjadi dalang dibalik semua ini.
Belum lagi bila ditambah kurangnya perhatian orang tua pada pergaulan dan tumbuh kembang si anak.

Seks usia dini adalah salah satu akibat dari lemahnya pengawasan orang tua terhadap anaknya di tambah pengetahuan dan pondasi agama yang kurang. Orang tua kerap memberikan fasilitas berlebih untuk membalas rasa bersalah mereka ketika mereka sibuk bekerja. Kalau anak ketemu teman bergaul yang baik sih gak masalah, tapi gimana kalau bertemu dengan mereka yang kurang baik    ?

Markonah  pernah menulis tentang cinta dan seks 
seperti dalam penuturan kisah di bawah ini :

Beberapa bulan terakhir ini Markonah menjadi tempat curhatnya  beberapa teman di dunia maya. Kebanyakan dari mereka remaja yang terkenal akan kelabilannya. Salah satu curahan hati yang menarik Markonah adalah tentang seorang remaja putri yang dilemma antara menyerahkan keperawanannya atau tidak pada pacarnya.

Begini cerita singkatnya. Sebut saja remaja putri itu bernama Melati
(berasa lagi nulis berita criminal nih ). Saat ini Melati berusia 16 tahun,
sudah tiga bulan terakhir ini dia berpacaran dengan kakak kelasnya yang bernama  kita sebut Kumbang  ? Kumbang.
Awalnya Kumbang hanya ingin memegang tangan Melati,
lama-lama Kumbang makin berani mencium pipi Melati
dan terakhir Kumbang mengajak Melati untuk having sex.

Melati menolak, karena ilmu agama yang ditanamkan kedua orang tuanya cukup kuat sehingga dia tahu, itu adalah dosa. Kumbang tak kehabisan akal, dia menuduh bahwa Melati tidak mencintainya karena tidak mau menyerahkan keperawanannya sebagai bukti cinta. Dan Melati pun dilemma, satu sisi Melati mencintai Kumbang dan tidak ingin kehilangan Kumbang,
di sisi lain dia tidak mau menyerahkan keperawanannya.

Mungkin tidak hanya Melati yang mengalami kejadian seperti ini.
Saat Markonah ngubek-ngubek beberapa forum diskusi remaja, hal serupa sering diungkapkan. Ada yang akhirnya benar-benar menuruti pinta pasangannya, ada yang akhirnya menolak dengan tegas dan memilih putus saja.

Bagi beberapa pria, mereka menyerahkan cinta untuk mendapatkan seks dan bagi beberapa wanita, mereka menyerahkan seks untuk sebuah cinta oh tragis dan bejats…anak muda sekarang. Markonah termasuk orang yang menolak aktivitas seks sebelum pernikahan dan markonah jijik  bila ada wanita yang menyerahkan seks hanya demi menyatakan cinta.

Entah bagaimana ceritanya sampai seks dianggap sebagai symbol dari pernyataan cinta. Cinta itu tidak harus ditunjukkan dengan mau melakukan aktivitas seksual. Ada beribu atau mungkin berjuta cara menunjukkan cinta pada pasangan selain dengan seks. Betull…?

Markonah Teriak  membentak di depan forum Hai… Wanita dan para gadis..,
bila suatu saat kamu menemukan pria yang seperti Kumbang segera lah kamu menjauhinya bila perlu kamu tolak cintanya jika dia menyatakan cinta walau seganteng dan sekaya apapun dia…! . Seperti pengalaman beberapa orang yang pernah Markonah jumpai, tipe pria seperti Kumbang ini bukan tipe pria yang baik-baik. Biasanya tidak lama setelah si wanita mau melakukan hubungan seksual, dia akan terbang mencari wanita lain untuk dihisap keperawanannya.

Beberapa wanita malah mau “diinjak-injak” pasangannya karena merasa dia telah menyerahkan keperawanannya berarti hidupnya milik sang kekasih.
Tidak perawan bukan berarti wanita itu murahan atau tidak punya harga diri. Tidak ada hubungannya buat Markonah. Melepas keperawanan atau tidak itu hal yang sangat pribadi dan tidak berhubungan dengan harga diri seseorang.

Kalau bisa menjadi perawan sampai menikah, yah itu sangat bagus. Tapi kalau mau having seks sebelum menikah juga silahkan, asalkan tahu, mengerti dan siap atas segala kosekwensinya, hamil duluan dan si kumbang lari dari tanggung jawab,sekolah putus , mencoreng nama baik,dan yang ter akhir Allah murka dan akan hina dirimu di mata masyarakat. Jangan sampai hanya mau enaknya aja tapi begitu hamil malah digugurin atau si pria meninggalkan wanitanya sambil bilang “itu bukan anak saya”. Jadi lakukanlah jika memang kamu sudah siap, menanggung resikonya..!

Ini mungkin bukan nasehat yang baik bagi beberapa orang tapi mungkin bisa dijadikan bahan pertimbangan buat remaja yang mungkin sedang galau untuk menerima atau menolak ajakan pasangannya.

Problem seperti yang Markonah jabarkan di forum memang kerap menimpa remaja putri yang dimanfaatkan oleh pria hidung belang atau kekasihnya yang bejat. Ironisnya, beberapa pria hidung belang ini menginginkan wanita perawan untuk menjadi istrinya dan memandang rendah wanita yang tidak perawan.

Dalih mereka, kan keperjakaan itu tidak mudah diketahui, jadi kalau berbohong tentang hal itu ke wanita juga gak bakal ketahuan, beda dengan keperawanan wanita yang menurut mereka sangan mudah diketahui. Beberapa diantaranya malah menganggap, pria nakal adalah hal yang biasa dan wanita nakal adalah wanita murahan.

Banyak pria yang markonah temui dalam hidupnya tidak memperdulikan si wanita yang dia cintai itu perawan atau tidak. Bagi mereka, cara berfikir dan attitude si wanita jauh lebih berperan untuk membuat mereka jatuh cinta dari sekedar keperawanan. Dan tentu saja, tidak perawan bukan berarti wanita itu murahan dan tidak punya harga diri.

Kemudian pantaskah keperawanan itu dipertanyakan   ?  
Haruskan sebelum mencintai seorang wanita si pria harus mengetahui keperawanannya   ? Pertanyaan itu hanya bisa dijawab oleh pria itu sendiri. Namun sedikit saran dari Markonah, sebelum menanyakan hal ini pada wanita yang kamu cintai, lebih baik renungkan dulu seberapa penting keperawanannya.

Ada banyak pendapat tentang bagaimana mengecek wanita itu perawan atau tidak secara kasat mata. Banyakyang percaya, namun itu semua tidak benar. Menurut seorang dokter yang pernah Markonah ajak ngobrol
(lupa namanya saking terpesona dengan ketampanan si dokter)
perawan atau tidak itu hanyabisa dibuktikan dengan serangkaian pengecekan medis.

Ketika gebetan atau pacar menanyakan masih perawan atau tidak, beberapa wanita memilih untuk berbohong dan bilang masih perawan karena takut ditinggal oleh pasangannya. Beberapa diantaranya lagi memilih untuk jujur, toh bila si pria tidak bisa menerima apa adanya akan lebih baik bila pria itu meninggalkan si wanita secepatnya. Kalau berbohong di awal dan kemudian ketahuan saat malam pertama setelah menikah, mungkin akan menyakitkan bagi si pria.